Tanggal pertemuan : 5 April 2021

Resume ke : 1

Tema : Jurus Jitu Menulis Buku Bersama Bu Kanjeng

Nara Sumber : Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd.

Gelombang : 18


Assalamualaikum perkenalkan nama saya Susi Mulyasih, berasal dari sebuah kampung yang dulunya cukup terpencil dan terisolir tapi sejak dibuka menjadi sebuah objek wisata, saya rasa siapapun mengenalnya, Lebih tepatnya  Negeri di Atas Awan, Desa Citorek Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak. 

Pembaca yang budiman, Ini adalah kali pertama saya memberanikan diri menulis dan mempublikasikan tulisan sederhana di media sosial yang super canggih ini, semoga para pembaca menyukainya. tapi saya tidak akan membahas objek wisata nya,  saya akan mencoba merangkai kata berbagi jurus jitu kepada para pembaca bagaimana cara menulis yang baik, tentunya menurut pakarnya, dan pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bu Tini Sumartini, M.Pd. yang telah mendorong dan membuka jalan untuk menjadi guru hebat bukan hanya di dalam kelas tapi juga di dunia kata dan tulisan, mengenalkan pada Om Jay, Bu Aam Nurhasanah, dan guru2 hebat lainnya yang luar biasa semoga bisa mengikuti jejak beliau.

Terima kasih yang luar biasa juga saya sampaikan untuk Bunda Kanjeng, "Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd." yang sudah membagi ilmunya yang luar biasa bermanfaat khususnya untuk saya dan semoga untuk para pembaca yang budiman juga. Pemaparannya yang begitu apik dan mudah di cerna membuat saya tambah bersemangat untuk belajar menulis.

Sebelum saya menyampaikan pemaparan beliau ada baiknya saya perkenalkan dulu beliau, walaupun sebenarnya saya juga baru mengenal beliau lewat foto yang diunggah panitia pelatihan menulis serta suaranya yang merdu. Bunda Sri atau lebih lengkapnya Dra Sri Sugiastuti, M.Pd adalah seorang Penggiat Literasi yang sudah melanglangbuana di dunia tulis menulis, banyak sekali karya-karya beliau, beliau juga seorang motivator dan Blogger. Saat ini beliau menjabat sebagai Kepala SMK Tunas Pembangunan 2 Surakarta.

Dalam pemaparannya, beliau berbagi cerita bahwa beliau menulis sebuah buku melalui proses yang cukup panjang, di awali dari kecintaannya membaca buku sejak SD hingga dewasa, belajar jurnalistik selama 6 bulan dan hobi menulisnya terhenti ketika menikah, dan mulai terjun kembali ke dunia tulis menulis menjelang usia 50 tahun pada saat menempuh S2 hingga sekarang.

Ada satu tips yang beliau sampaikan yang saya rasa itu adalah motivasi buat para pembaca yang masih ragu untuk mulai menulis seperti saya, menurut beliau menulis itu harus punya semangat, dengan istilah asingnya  "better late than never", (lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali).

Bagaimana Proses menulis?

1. menemukan ide

Ide dapat lahir dari pikiran diri kita, dari para sahabat dan kerabat di sekitar kita, pesan apa yang akan di sampaikan dalam tulisan yang akan kita buat

2. Proses agar buku bisa menjadi buku yang baik

Pertama kita bangun dulu mental/keinginan kita yang kuat, mengumpulkan ingatan, tentukan tokoh dan karakter yang ada pada setiap sub judul, kemudian buat outline (daftar isi) yang akan di jadikan sub judul. mulailah menulis apa yang ada di dalam pikiran kita. Untuk buku memori, motivasi, kumpulan cerpen atau kumpulan puisi, setelah  sub judul agar tulisannya lebih enak untuk di baca penulis boleh di awali dengan kata bijak, penggalan hadits, ayat Al Quran yang sesuai dengan tema yang akan di buat.

3. Tentukan tujuan menulis

Ketika akan menulis kita tentukan apa tujuan kita menulis buku, siapa segmen pasarnya. misalnya sebagai bagian dari memperkaya jiwa, memperkaya hati nurani dan memperbanyak silahturahmi lewat tulisan; sebagai bagian dari terapi jiwa; sebagai wadah melawan lupa; sebagai wadah dalam sedekah ilmu dengan memotivasi kaum hawa ; sebagai media dakwah; sebagai wadah menyampaikan apresiasi kepada para tokoh yang menginspirasi penulis

4. Yakin bahwa rencana Allah itu akan indah pada waktunya

Ketika menulis jangan putus asa atau berharap berlebihan pada buku dan tulisan kita, yakin bahwa buku dan tulisan kita akan menemukan takdirnya.

5. Pahami bahwa menebar pengetahuan dan mendialogkan kebenaran adalah bagian dari menulis buku dengan kata lain bahwa menulis buku itu adalah mengikat makna, menghimpun dan menebar gagasan.

6. Pahami menulis buku itu adalah tanda terima kasih kepada guru, bahwa berkat guru kita dapat membaca, menulis dan akhirnya dapat memberi inspirasi kepada orang lain.

7. Tanamkan menulis buku adalah langkah perjuangan yang menyenangkan

8. Menulis buku seperti designer merancang dan membuat baju dengan karakter yang berbeda-beda

9. Tulisan itu tergantung irama yang diinginkan penulisnya

10. Menyiapkan outline  yaitu daftar isi atau bagian dari yang akan kita tulis berupa :

      a. beberapa sub judul / bab

      b. kata-kata bijak

      c. data statistik

      d. teori

      e. gambar

      f. point-point penting

      g. refleksi pribadi


Persiapan membuat outline :

1. Memilih topik

2. Jenis tulisan : reflektif, persuasif, informatif, penelitian atau kombinasi dari beberapa jenis tersebut\

3. Harus fokus untuk menjaga pikiran supaya tidak bercabang pikirannya ketika menulis buku


Demikianlah jurus jitu menulis yang baik menurut Bu Kanjeng, menarik bukan? saya yakin para pembaca pun menjadi lebih semangat untuk menulis seperti saya.

Jika pembaca masih penasaran dengan tulisan-tulisan belau dapat berkunjung di www.srisugiastutipln.com.  


Terima kasih

Assalamualaikum Wr.Wb.


Komentar

  1. Balasan
    1. senang dapat satu grup dengan yang muda, semakin menambah semangat untuk bisa. BU Mae memang mantap,!!!

      Hapus
  2. sangat lengkap resume tulisanya bu...πŸ‘

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih bu, maaf baru bales komentarnya maklum pemula, jadi belajarnya agak lola. saya juga senang membaca resume ibu, jadi bisa melihat masih banyak kekurangan saya, semoga bisa belajar lebih baik lagi

      Hapus
  3. Kereeeeen....πŸ‘πŸ‘πŸ‘
    Salam silaturrahmi...dari lamongan jawa timur....🀝

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia Menerbitkan Buku pada Penerbit Mayor

to greet, to take leave, to say thank you and to say sorry